Seperti biasa, saya akan memperingatkan bahwa terdapat spoiler dalam tulisan review ini. Bagi yang suka spoiler silahkan melanjutkan, bagi yang tidak, boleh melanjutkan membaca boleh juga tidak.

Oda Nobunaga (1534-1582). Dalam sejarah Jepang, Oda Nobunaga merupakan salah satu tokoh yang cukup terkenal. Jepang pada zaman Zengoku (perang saudara), Nobunaga dikenal karena kebijakan yang dianggap kontroversial seperti penolakan kekuasaan oleh klan yang sudah mapan, dan pengangkatan pengikut dari keluarga yang asal usul keturunannya tidak jelas. Nobunaga berhasil memenangkan banyak pertempuran di zaman Sengoku berkat penggunaan senjata api model baru. Selain itu, ia ditakuti akibat tindakannya yang sering dinilai kejam, seperti perintah membakar semua penentang yang terkepung di kuil Enryakuji, sehingga Nobunaga mendapat julukan raja iblis. Itu adalah sekilas mengenai profil Oda Nobunaga yang merupakan salah satu tokoh pemersatu Jepang selain Toyotomi Hideyasu (1536-1598) dan Tokugawa Ieyasu (1543-1616).

Bagi kita orang Indonesia, mungkin sejarah Jepang tidak akan masuk kedalam pengetahuan umum. Akan tetapi menurut kabar, bahwa sejarah Jepang pada zaman Zengoku merupakan salah satu pelajaran sejarah yang penting untuk setiap pelajar di Jepang. Saya sendiri baru mengetahui alur sejarah pada Zaman Azuchi-Momoyama, berkat dorama Nobunaga Concerto (2014). Oke, cukup membahas bagaimana alurnya karena kalau kita mengetahui seluruh sejarah Jepang pada zaman tersebut maka posting ini akan menjadi paanjaaaaaangg sekaliiiii. 😀

Oke, lanjut ke inti review saya untuk dorama Nobunaga Concerto.

Cover Nobunaga Concerto

Berawal dari kisah seorang siswa SMA bernama Saburo, yang sedang mengikuti study tour yang kemudian secara tidak sengaja terlempar di ruang waktu (time leap) kembali zaman Zengoku (sekitar 1549) dimana ia bertemu dengan orang yang mirip dengan dirinya yaitu Oda Nobunaga. Disaat itu Nobunaga yang sedang dalam pelarian dari para pengikutnya menginginkan Saburo menggantikannya sebagai Oda Nobunaga. Sejak saat itu Saburo menjalani hidupnya di zaman Zengoku sebagai Oda Nobunaga. Tidak ada yang mencurigai bahwa Oda Nobunaga adalah orang yang berbeda, orang yang berasal dari masa depan. Para pengikut Oda Nobunaga pun mempercayai Saburo sebagai Oda Nobunaga yang asli.

Kisah Oda Nobunaga yang di jalani oleh Saburo ternyata sama dengan apa yang tertulis di dalam catatan sejarah. Saburo yang saat terlempar ke zaman Zengoku sebenarnya membawa sebuah buku Catatan Sejarah Jepang dimana semua jalan hidup Nobunaga hingga akhir hayatnya tertulis disitu. Naah, uniknya dorama ini si Saburo sedemikian rupa tidak menyadari sama sekali dengan apa yang tertulis di buku yang ia bawa dari masa depan. Saburo bahkan beberapa kali kehilangan buku tersebut dan berpindah-pindah dari satu orang ke orang lain. Sehingga Saburo menjalani perannya sebagai Nobunaga sesuai dengan isi hatinya akan tetapi semua yang dilakukannya sesuai dengan catatan sejarah apa yang dilakukan oleh Nobunaga dan pengikutnya.

Saburo atau Nobunaga diperankan oleh Shun Oguri. Siapa yang ga kenal Shun Oguri, aktor kawakan ini beberapa kali tampil dalam film maupun dorama terkenal, salah satu yang saya tonton doramanya adalah Ouroboros.

Shun Oguri sebagai Oda Nobunaga / Saburo / Mitsuhide Akechi

Kisah zaman Zengoku memang banyak diangkat menjadi beberapa novel, film dan dorama. Salah satunya Nobunaga Concerto yang di adaptasi dari Manga yang berjudul sama. Oda Nobunaga yang terkenal dalam kisahnya sebagai pemersatu Jepang banyak di angkat ceritanya dalam berbagai versi. Dorama ini menceritakan bahwa Oda Nobunaga adalah salah satu karakter daimyo Jepang yang berasal dari masa depan yang memiliki prinsip bahwa “Perdamaian Jepang dapat tercipta tidak harus melalui jalan Perang”.

Dorama ini memiliki banyak kisah unik mengenai Nobunaga yang di isi oleh orang yang berasal dari masa depan dimana di masa depan Jepang merupakan negara yang damai, berbeda dengan zaman Zengoku dimana Saburo si tokoh utama sangat shock saat melihat begitu banyak pertumpahan darah di Jepang saat zaman itu.

Saburo sebenarnya sudah mengganti imej Nobunaga yang menurut catatan sejarah Nobunaga di wikipedia bahwa Nobunaga merupakan orang yang kejam dimana ia dijuluki sebagai raja iblis karena tega membunuh dan membakar lawannya yang menentangnya di kuil Enryakuji.

Pengembangan cerita Nobunaga yang ada dalam dorama ini sebenarnya cukup unik, hampir semua sejalan dengan catatan sejarah, tetapi juga ada juga hal fiktif seperti Saburo yang menggantikan Nobunaga. Karakter Nobunaga yang dijalani oleh Saburo sendiri sebenarnya tidak sekejam profil Nobunaga yang ditulis dalam catatan sejarah. Karena Saburo memiliki hati yang lembut dan tidak menginginkan adanya peperangan antar klan dan ingin Jepang menjadi negara yang damai. Sayangnya perjalanan Saburo sebagai Nobunaga tidak berjalan mulus karena menurut sejarah Nobunaga merupakan tokoh yang memiliki banyak musuh dan pengkhianat yang menyamar sebagai pengikut atau aliansi klan Oda.

Salah satu kisah pengkhianatan dalam dorama ini adalah berkhianatnya aliansi klan Oda yaitu klan Azai.

Azai Nagamasa yang merupakan sekutu Nobunaga dari wilayah Omi (sekarang menjadi prefektur Shiga) merupakan salah satu orang yang di anggap Saburo memiliki prinsip yang sama dengan dia. Nagamasa yang ingin perdamaian dapat diraih tanpa peperangan ternyata berbalik menjadi musuh dan berkhianat terhadap Nobunaga dan ingin menghabisi klan Oda. Nagamasa yang saat itu sudah memperistri Oichi  sang adik perempuan Nobunaga tidak melihat apa yang sudah dilakukan klan Oda untuk beraliansi dengan klan Azai dan meneruskan keinginan ayahnya untuk menghancurkan klan Oda dan merebut Owari wilayah kekuasaan klan Oda.

Saburo sebagai Nobunaga awalnya melihat Nagamasa sebagai sahabat dimana ia mempercayakan Oichi untuk menikah dengan Nagamasa demi membangun persahabatan di antara dua daimyo. Akan tetapi Saburo tidak menyangka bahwa sahabatnya sendiri Nagamasa akan menjadi pengkhianat dan menyerang klan Oda bahkan membentuk aliansi anti-Nobunaga. Pengkhianatan tersebut menyebabkan Saburo terpukul bahwa selama ini sahabat bahkan telah menjadi adik iparnya berani mengkhianati dirinya dan menginkari janjinya untuk menciptakan Jepang yang damai tanpa peperangan. Menurut saya cerita pengkhianatan Nagamasa terhadap Saburo/Nobunaga ini merupakan salah satu cerita yang apik dan mendalam. Karakter Nobunaga yang baru, merupakan karakter yang cinta akan perdamaian akan tetapi kemudian ia di hancurkan oleh pengkhianatan dari sahabatnya sendiri Nagamasa.

Cerita Saburo yang lain tidak kalah apik dari cerita pengkhianatan di atas. Bagi kamu yang pernah membaca atau mempelajari sejarah Jepang dan suka menonton dorama mungkin dorama ini cocok buat kamu. Cerita Saburo yang datang dari masa depan dan menjadi Nobunaga yang ingin menciptakan Jepang yang damai menjadi salah satu kunci cerita dorama ini.

Selain dorama Nobunaga Concerto juga di adaptasi menjadi film layar lebar yang dirilis pada tahun 2016 dengan judul yang sama. Pada film layar lebarnya merupakan kelanjutan dari cerita di Doramanya dimana Saburo masih di dalam zaman Zengoku berhasil menjadi pengikut Ashikaga Yoshiaki dan menjadi pejabat di Kyoto.

Cover Nobunaga Concerto The Movie (2016)

Dalam filmnya Saburo juga menghadapi berbagai masalah, salah satu yang paling pelik merupakan pengkhianatan terhadap Nobunaga dari intern klan Oda. Di dalam film juga menceritakan bagaimana akhirnya Saburo bisa kembali ke masa depan dimana dia berasal.

Dorama dan Film Nobunaga Concerto mungkin bisa menjadi salah satu referensi dorama yang bisa menjadi hiburan kamu di akhir pekan. Seperti saya yang menghabiskan akhir pekan ini dengan menghabiskan keseluruhan serinya hingga menonton filmnya. Secara keseluruhan background cerita Nobunaga Concerto mengikuti sejarah sebenarnya dimana berakhir sampai dimana Nobunaga kemudian mati dan jasadnya tidak ditemukan (baca disini).

Saya sendiri yang suka menonton mengenai sejarah Jepang merekomendasikan seri ini karena sudah banyak yang mentranslatenya dengan subtitle Indonesia. Karena bagi saya, akan lebih mudah menonton film sejarah dengan subtitle bahasa Indonesia karena kita akan lebih mudah mencernanya dibandingkan dengan menggunakan subtitle bahasa Inggris atau bahasa Sunda. Dari segi cerita Nobunaga Concerto memiliki sisi komedi sehingga ceritanya tidak melulu serius mengenai zaman Zengoku dan Oda Nobunaga dan terlihat tidak membuat penonton yang awam menjadi cepat bosan. Yang paling saya suka dari seri ini adalah saat scene perang berlangsung dimana banyak kisah dan kata yang bisa kita ambil dan di jadikan cerminan dalam kehidupan sehari-hari.

Rating value:

  • Story: 9.5 dari 10 (buat yang suka sejarah Jepang)
  • Act and Cast: 8 dari 10
  • Music: 8 dari 10
  • Rewatch value: 7 dari 10
  • Overall: 9.5 dari 10

Rekomendasi: Bagus untuk dijadikan refrensi tontonan!

Sekian mungkin dari saya, bagi yang ingin menonton mungkin bisa menggunakan tautan dibawah ini.

Link download: KumpulBagi, Credit to uploader.

Terima kasih sudah berkunjung dan apabila ada kesalahan dari penulisan bisa disampaikan dalam kolom komentar.