Kebutuhan akan pengolahan data inderaja dan sistem informasi geografis dewasa ini merupakan hal yang sangat penting dalam manajerial dan sinopsis untuk data-data spasial. Orang-orang yang biasa mengolah data inderaja dan sistem informasi geografis (SIG) mungkin sudah merasakan bagaimana susahnya mengolah data yang hanya bisa dilakukan di software berbayar, apalagi untuk kepentingan riset atau penelitian yang akan digunakan untuk informasi pengelolaan. Belum lagi harga yang selangit tentu akan menyulitkan orang atau kelompok yang mengerjakan data-data SIG dan Inderaja. Berbeda dengan perusahaan atau konsultan professional yang mungkin bisa dengan mudah membeli lisensi dari software-software canggih berbayar seperti ER Mapper, ArcGIS, dan lain-lain. Belum lagi untuk membeli software lain untuk pra-prosesing data seperti untuk pengolahan data numerik seperti MATLAB bahkan operating system yang bisa menjalankan software-software tersebut (misalnya Microsoft Windows) yang juga harga lisensi untuk satu mesin bisa mencapai jutaan. Dari hal tersebut mungkin bisa disimpulkan pengolahan data-data spasial tentu akan sangat mahal dikarenakan harga software untuk mengolahnya sangatlah mahal.

Saat ini ada sebuah organisasi open source foundation dimana organisasi tersebut bergerak dibidang geospatial, mereka mengerjakan sebuah proyek open source geospatial software untuk mengembangkan sistem operasi yang sudah ter-integrasi dengan software-software spasial yang bersifat opensource untuk kepentingan pendidikan dan organisasi non-profit. Dengan bahasa sederhananya, organisasi tersebut mengembangkan sistem operasi open source yang sudah di install dengan sistem ter-integrasi untuk pengolahan data spasial dimana semua software yang ada dalam sistem operasi tersebut gratis dan tidak berbayar. Sistem operasi tersebut bernama OSGeo.

Disebutkan dalam website resmi OSGeo, merupakan Open Source Geospatial Foundation yang dibuat untuk mendukung pengembangan software geospatial yang berkualitas dan berbasis open source. Dimana pengguna bisa ikut mengembangkan dan memberikan kontribusi berupa perangkat lunak yang bisa dijalankan di dalam OSGeo yang bisa digunakan oleh pengguna lain secara gratis. Didalam project OSGeo, terdapat beberapa software geospatial yang dikembangkan oleh para pengguna seperti.

[dikutip dari Wikipedia https://en.wikipedia.org/wiki/Open_Source_Geospatial_Foundation#Desktop_Applications]

Geospatial Libraries

  • deegree Java framework
  • FDO – API (C++, .Net) between GIS application and sources; for manipulating, defining and analyzing geospatial data.
  • GDAL/OGR – Library between GIS application and sources; for reading and writing raster geospatial data formats (GDAL) and simple features vector data (OGR).
  • GeoTools – Open source GIS toolkit (Java); to enable the creation of interactive geographic visualization clients.
  • GEOS – A C++ port of the Java Topology Suite (JTS), a geometry model.
  • MetaCRS – Projections and coordinate system technologies, including PROJ.4.
  • PostGIS – Spatial extensions for the PostgreSQL database, enabling geospatial queries.

Desktop Applications

  • QGIS – Desktop GIS for data viewing, editing and analysis — Windows, Mac and Linux.
  • GRASS GIS – extensible GIS for image processing and analysing raster, topological vector and graphic data.
  • OSSIM – Libraries and applications used to process imagery, maps, terrain, and vector data.
  • Marble – Virtual globe and world atlas.
  • gvSIG – Desktop GIS for data capturing, storing, handling, analysing and deploying. Includes map editing.

Web Mapping

Server

  • MapServer – Development environment for building for and presenting map applications on the web.
  • Geomajas – Development software for web-based and cloud based GIS applications.
  • GeoServer – Allows users to share and edit geospatial data. Written in Java using GeoTools.
  • rasdaman – raster data manager: flexible, fast, and scalable services on multi-dimensional, spatio-temporal raster data.

Client

  • GeoMoose – JavaScript Framework for displaying distributed GIS data.
  • Mapbender – To display, overlay, edit and manage distributed Web Map Services. Framework using PHP and JavaScript.
  • MapGuide Open Source – Platform for developing and deploying web mapping applications and geospatial web services. Windows-based, native file format.
  • MapFish – Framework for building rich web-mapping applications based on the Pylons Python web framework.
  • OpenLayers – AJAX library (API) for accessing geographic data layers of all kinds.

Metadata Catalog

Outreach Projects

  • Geo for All – Network of educators promoting Open Source geospatial around the world.
  • OSGeo-Live – Bootable DVD, USB thumb drive or Virtual Machine containing all OSGeo software.
  • OSGeo4W – a binary distribution of a broad set of open source geospatial software for Windows

OS Geo merupakan operating sistem dari varian Linux Ubuntu (Lubuntu) yang sudah pre-install software-software geospasial. Saya sendiri sedang mencoba untuk menggunakan perangkat lunak yang ada di dalam OSGeo guna untuk pengolahan data-data inderaja dan SIG.

Bagi yang paham mengenai Linux based operating system mulai dari perintah command di terminal sampai bahasa pemrograman seperti IDL, Phyton dan Bahasa C mungkin akan cocok menggunakan sistem operasi ini.

Sekian dari saya, semoga informasi ini berguna.